The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 11,000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 4 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Lantas Siapa?

Posted: January 27, 2012 in motivasi

Sampai kapan kau membatu
Tak tahu atau pura-pura tak tahu
Bernafas seolah tak peduli
Oksigen milik bersama
Kau gudangkan dia seolah kau penguasa

Sampai kapan kau mati rasa
Tak berasa atau pura-pura tak merasa Read the rest of this entry »

Pemuaian Hati

Posted: January 26, 2012 in motivasi
Tags: , ,

Mungkin hanya dua hal yang secara spontan dapat menciptakan mod seseorang. Rasa sakit dan Rasa senang. Iya dua rasa itu memang sungguh hebat bisa mengalahkan segalanya dan bahkan membuat sesorang akan melawan segala hal yang menjadi penghalangnya. Rasa senang karena cinta akan membuat seseorang rela berkorban berjuang untuk mengabadikan cinta itu. Rasa sakit karena penghinaan, keterpurukan, kemiskinan, penindasan, bahkan dapat pula menjadikan seseorang bangkit dari lumpuhnya.

Dua rasa yang berlandaskan emosional itu memang hebat bukan? Mati-matian seseorang yang tak memiliki mod, tak memiliki daya apapun akan berjuang menciptakan mod dalam dirinya, hanya untuk apa? Hanya untuk survive dalam hidupnya, apapun itu. Survive berkarya, bangkit dari keterpurukan, bertahan dengan kebahagiaan, bebas dari rasa sedih dan lain sebagainya. Read the rest of this entry »

Tidak ada yang pasti di dunia ini (mungkin). Tapi yang pasti sekarang adalah Sabtu, 10 Desember 2011. Hehehe….Lagi-lagi saya hanya melewatkan weekend dengan begitu saja, tanpa karya tanpa progress. Kali ini, ditemani suara tak tik tuk tetes air di kran kamar mandi. Di seberang sana sesekali ada suara motor berlalu. Kadang terdengar suara cetak cetok tetangga yang sedang benerin rumahnya.

Hem, tentu ada yang beda. Sejak saya dinyatakan positif  oleh dokter 22 November lalu (alhamdulllah sudah usia 6 minggu), berarti sekarang sudah sekitar 8 minggu ya, hem saya tidak pernah merasa sendiri. Kemanapun saya pergi, di manapun saya berada, dia pasti selalu ada disana :) . Saya selalu mengajaknya bercakap, sepertinya selalu update urusan bundanya. Pun hari ini, kompleks perumahan yang sepi bahkan sangat sepi sekali terutama kalau weekend, dia tetap menjadi teman setia saya. Kami sedang menunggu ayah pulang, dengan sejuta senyum dan keceriaan yang akan mengisi rumah kami. Ayah, cepet pulang ya, lama bener rapatnya :) . Read the rest of this entry »

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan selama kehamilan adalah pola makan, dan tentunya istirahat yang cukup. Sebab, apa yang Anda konsumsi memengaruhi kondisi janin di dalam kandungan. Sebagai contoh, satu hal yang mungkin sudah sering Anda dengar, yaitu pentingnya mengonsumsi asam folat. Folat, baik yang terdapat dalam sumber makanan alami seperti sayuran dan buah-buahan, susu untuk ibu hamil, maupun dalam bentuk suplemen, perlu dikonsumsi, bahkan sejak Anda merencanakan kehamilan. Kekurangan asam folat bisa menyebabkan cacat bawaan pada bayi.

Untuk mengingatkan kembali apa yang perlu Anda konsumsi, simak 8 panduan berikut:

1. Gabungan energi: zat besi + vitamin C
Selama masa kehamilannya, kebutuhannya akan zat besi hampir dua kali lipat. Untuk mendapatkan lebih banyak manfaat zat besi dari sayuran, seperti buncis, artichoke, dan kacang merah, kombinasikan dengan makanan-makanan yang mengandung vitamin C, seperti buah-buahan sitrusg, brokoli, paprika, maupun stroberi. Hal ini disebabkan zat besi yang berasal dari tumbuhan tidak diserap seefektif kandungan zat besi dari daging merah, ikan, dan daging unggas. Nah, vitamin C-lah yang berfungsi menyerap mineral ini. Salah satu resep yang dapat dicoba: sereal yang diperkaya dengan zat besi dengan topping stroberi. Read the rest of this entry »

SEMUR BANDENG

Posted: December 4, 2011 in Keluarga, Menu Sehari-hari

BAHAN:
500 gr bandeng segar, siangi
100 gr suun, rendam air, tiriskan
1 bh tomat, belah 4
5 sdm kecap manis
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
500 ml air
minyak goreng

BUMBU dihaluskan:
3 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt merica
1/4 sdt pala
Read the rest of this entry »

Nasi Goreng Teri Medan

Posted: November 14, 2011 in Keluarga, Menu Sehari-hari

Hem, nasi goreng adalah menu favorit suami. Bukan hanya jago makan nasgor (nasi goreng) nya, tapi suami juga jago masaknya. Kreasinya macem-macem. Rasanya juga macem-macem. Hehe… Kamus suami yang hanya ada kata enak dan sangat enak itu tak pernah menyurutkan hati sang istri untuk memasak meskipun rasanya kacau, tak pernah suami berkata ga enak. xixixixixi.

Sudahlah, yang penting mencoba. Iseng cari-cari resep yang sekiranya klik di lidah keluarga kecilku. Ini sebenarnya alat bantu untuk memasak sehari-hari. Malu juga kalau tiap masak nelpon atau sms ibu untuk tanya resep. Nah, blog ini sangat cocok untuk menjadi kamus resep menu yang ingin saya praktekkan. Menu biasa saja, dan klopun ada ya sedikit yang agak tidak biasa.

Ngintip yukk…(sumber) Read the rest of this entry »

Trik “nakal’, jangan ditiru untuk kecurangan, tapi boleh ditiru dalam kondisi benar. Lho maksudnya gimana sih kalimat tersebut? Hehe, jadi begini, saya kasih sedikit cerita ya? Simak, cukup simak saja, jangan beri komentar dulu, xixixixi.

Ceritanya saya sudah tiba di stasiun jauh lebih awal dari jadwal keberangkatan kereta alias komuter. masih 2 jam menuju keberangkatan. OMG, saya salah tafsiran. Saya pikir saya akan menghabiskan waktu di jalan karena Surabaya macet, tapi ternyata perjalanan aman terkendali, lancar, tidak sampai setengah jam saya sudah sampai di stasiun. Ehmm tapi selain itu sih, saya sudah bosen dan jenuh duduk berlama-lama di kampus. Jadi saya mengambil keputusan itu. Benar atau salah? Bukan itu yang harus dijawab. Read the rest of this entry »

Menghabiskan waktu menunggu jadwal komuter, masih lama, masih beberapa jam lagi. Rasanya ingin cepat-cepat pulang. Kangen sama yang sedang di rumah, libur kantor. Rasanya, bersamanya adalah hal yang indah dan sayang jika dilewatkan begitu saja. Hem, suamiku  selalu mengerti kesibukan dan kondisi saya. Contohnya hari ini. Saya harus berangkat ke kampus pagi buta, jam 5 pagi. Sarapan sudah disiapkan olehnya, tinggal dimasukin di kotak tupperware dan bungkus deh. Paper sudah di print kan ketika saya masih mandi. Tas beserta laptop si merah sudah siap saya “tenteng”. Jangan lupa beli vitamin, hukumnya wajib!!! begitu pesan last minutes nya sebelum mengantarkanku berangkat. Beberapa hari terakhir saya merasa kurang fit dan berkunang-kunang. Suami sangat mencemaskan kondisi saya. Terimakaish suamiku, i love u.

Hem, memiliki suami adalah anugerah. Berdampingan dengan suami yang peyayang, pengertian, berprinsip, dan all out hampir sempurna adalah hak smua orang. Namun adakah yang tidak merasakannya? Atau belum mensyukurinya? Mudah-mudah an bukan kita yang termasuk di dalamnya. Read the rest of this entry »

  Ngeblog sambil ngemil telur puyuh,  nunggu suami pulang kantor, hemmm nikmatnya hidup. Hehe, hidup memang harus dinikmati bukan? Apalagi setelah menikah, hidup sangat layak untuk dinikmati.Oke, telur puyuh. Mengapa telur puyuh? Hem, sejak menjalani aktifitas PP alias Pulang Pergi (Surabaya-Lamongan) via bus, aku jatuh cinta lagi dengan telur puyuh.

Mengapa jatuh cinta lagi? Iya, lagi. Karena sejak kuliah, saya sudah vakum alias berhenti mengkonsumsi telur puyuh. Berasa tiba-tiba ga doyan dan bukan lagi menjadi makanan favorit. Padahal sejak kecil (masa paling kecil yang sudah mulai bisa keinget), mmm kalau ga salah sejak sebelum masuk TK deh, telur puyuh adalah jajanan favoritku. Sebelum masa itu, aku tak inget apakah sudah mulai kenal dengan telur puyuh atau tidak.

Beda dengan telur ayam, telur bebek, telur asin, saya kurang berminat jika untuk fungsi ngemil. Telur puyuh tidak berasa amis dan tidak membosankan. Mungkin karena bentuknya yang kecil, berasa seperti camilan, atau juga karena warna kuning telurnya tidak terlalu mencolok. Wes pokoknya telur puyuh I like it. :)

Mengapa Bus? Ya karena di sanalah biasanya ada penjal telur puyuh keliling dalam bus. Bus yang setia mengantarkanku menuju rumahku surgaku itu tak jarang dimasuki pedagang keliling. Hanya telur puyuh yang menyihir perhatianku. Berawal dari rasa lapar, akhirnya menjadi kebiasaan yang ku rindukan. Setiap masuk bus, saya selalu menanti si telur puyuh lewat. Read the rest of this entry »