Resensi Novel Indigo Place 22

Posted: October 27, 2007 in TulisMenulis

Karya Sandra Brown.

Bener-bener novel romantis. Aku suka. Kisahcinta yang benar-benar sejati dan tulus. MEskipun harus ditempuh dengan waktu bertahun tahun-tahun. Laura pemilik rumah Di kawasan George Indigo Place 22 terpaksa harus menyerahkan rumah satu-satu warisan keluarga kepada JAmes Parden yang notabene adalah seorang gelandangan yang tersisihkan dari kawasa George. Namun setelah sekian tahun berjuang akhirnya kini JAmes Paden menjadi seorang yang kaya raya dan menjadi satu-satunya kandidat pembeli rumah Lauran. JEratan hutang yang di tinggalkan oleh almarhum ayahnya membuat dia terpaksa melakukan hal itu, meskipun sebenrnya dia ingin agar orang yang akan menempati Indigo Place 22 adalah kalangan terhormat seperti keluarganya.

Namun siapa yang emnyangka, ternyata JAmes Paden malah memintanya utnuk menjadi Istrinya. BAgaimanakah kisah selanjutnya…..

Nantikan saja episode berikutnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s