Berbaik Sangka deh Kepada Allah…

Posted: August 11, 2008 in Cerita-cerita

Setiap insan pasti pernah mengalami sebuah cobaan dan ujian dalam hidupnya. Dan setiap cobaan dan ujian itu akan datang silih dan berganti. Setiap ujian dan cobaan akan selalu berdiri antre menunggu giliran. Itulah salah satu makna dari kehidupan menurutku.

Dan, percaya kan kalau setiap ujian dan cobaan itu akan selalu datang menurut porsinya. Artinya, orang yang porsinya makan sedikit, ya akan dikasih nasi sedikit, orang yang porsi makan banyak seperti pekerja keras, kuli bangunan, otomatis akan membutuhkan suplay makan yang banyak pula.

Nah, semuanya itu sebenarnya udah di atur dalam Al-Qur’an. Salah satu Ayat favoritku nie, surat Albaqarah ayat terahir (286). “Laa Yukallifullahu nafsan Illaa Wus ‘aha”. “Sesungguhnya Allah tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuannya. Bagus banget kan. Dan sudah jelas semua maknanya.

So, sampe detik ini, aku gak akan penah khawatir. Dari kecil udah terbiasa dengan hilir mudiknya masalah kehidupan. Masalah ekonomi, masalah teman dan semuanya. Aku seh percaya aja klo aku pasti bisa menghadapinya. Dan semuanya pasti dapat diselesaikan. Kehidupan ini toh juga berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada laki-laki ada perempuan, ada hidup ada mati, dan ada masalah pasti ada solusi.

Justru, menurutku nie, semakin berat cobaan yang diperoleh oleh seseorang, berarti Allah tuh makin sayang dengan kita. Bener ga?. Dan itu juga merupakan salah satu pertanda, bahwa kita termasuk salah satu orang yang kuat. Coba deh bayangin. Misale ada seorang siswa yang sangat pinter dan salah satunya biasa aja. Mana mungkin seorang guru memberikan soal yang sama? Jelas beda kan? Ya begitulah. Jadi, santai aja kalau kita ada masalah. Yakin deh semua pasti akan berahir.

Seperti aku saat ini. Ehm, banyak masalah hilir mudik singgah di kehidupanku. Kehidupan ini mendidikku untuk selalu tegar. Hari ini, aku bokek banget deh. Sebenranya udah beberapa hari seh. Tapi ini yang paling parah.🙂 . Uang didompet udah bersih. Tabungan juga kosong. Kerjaan yang langsung dapat duit ga ada. Bahan makanan di kulkas, sudah abis. Dan aku ga mau minta ortu. Komitmen untuk mandiri telah aku ikrarkan, dan ga mungkin aku menjilt ludah sendiri, kecuali klo bener-bener terpaksa. Ternyata mandiri itu enak dan bikin bangga terhadap diri sendiri lho? Aku yakin ga semua orang punya pengalaman manis seperti ini?

Wow, how to survive with this condition? Tersenyum simpul. Yeah, aku berusaha menulis, aku berusaha mengikuti beberapa lomba, dan aku juga mencari-cari kali aja ada lowongan kerja. Hehehe, dan selebihnya itu, aku yakin ada rencana bagus yang dipersiapkan oleh Allah untuk aku.

Aku berbaik sangka, Allah penuh dengan rahasia dan kejutan. Tinggal waktu yang mana akan dipilih sebagai hari indah itu. Aku ga tahu dan aku pasti menunggu. Semoga, semua adalah yang terbaik dan yang terindah. Kalau bertanya soal rasa sedih, dan bingung, so pasti adalah dalam diriku saat ini. Manusiawi kan dan itu wajar menurutku. Tapi itu ya sebatas emosional sesaat. Yang pasti harus tetap semangat dan yakin, masa-masa sulit ini, pasti akan tergantikan dangan masa-masa kebahagiaan yang begitu indah. Ikhtiarku, doakku, tawakkalku, semuanya akan ku serahkan padaMu Ya Allah.

And the last, aku hanya ingin mempertahankan semangat, jangan pernah menyerah dan terus berbaik sangka. Keyakinanku dalah kekuatan dan kesuksesanku. Dan kesabaran adalah sahabat yang selalau mengisi detik-detik hariku….🙂

Comments
  1. nirmala says:

    full trully………motivation
    thx ToT (terharu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s