Apa Arti Sebuah Wisuda?

Posted: November 20, 2009 in umum

Wisuda ITS ke 99 adalah giliranku.  TAnggal 11 oktober yang lalu, aku mengikuti prosesi wisuda tersebut yang diselenggarakan di Graha Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Sudah 4 tahun bergelut di dunia perkuliahan. Suka duka telah banyak terjadi. Tak terasa akhirnya ijazah sudah berhasil ditanganku. 8 semester cukup menggembleng mental dan juga skill yang aku miliki. Banyak ilmu dan pelajaran hidup yang begitu berharga sepanjang hidup di kota Surabaya ini. BAgaimana mempertahankan hidup jauh dari orang tua, menjadi anak kos, mandiri, sampai perjalanan menemukan cinta yang insya Allah kuyakini juga ada di sini.

Lalu apa arti sebuah wisuda? Menurutku, wisuda hanyalah sebuah prosesi dan pertanda bawhwa kita sudah selesai menjalani studi untuk tahap tertentu. Semua keluarga datang dengan penuh suka cita, tradisi pemakaian kebaya bagai para wanita begitu tampak, makan-makan bersama, dan tentu saja foto-foto yang tidak pernah terlewatkan. Selebihnya, wisuda adalah titik awal yang baru untuk memulai jenjang kehidupan yang berikutnya,, dan tentunya lebih menantang dan seru. Apalagi klo bukan dunia kerja. Jujur saja, akan sangat beban jika kita sudah memegang ijazah, namun tidak ada kemajuan dalam karir. Susah-susah kuliah, sianga malam dnak tidur, pengkaderan, praktiku, tugas, akan sayang sekali jika kita hanya memajang ijazah di rumah hanya sekedar sebagai kenangan. Dunia kerja yang menantang harus dapat dilewati. Nah, setelah itu, baru deh kita beranjak menuju pernikahan. Hohoho. Menjadi istri yang sholeh dan ibu yang baik bagi anak-anak kita, tentu saja idaman bagi semua wanita bukan? dan menjadi wanita mandiri yang tidak hanya bergantung kepada suami, akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi kita sebagai kaum wanita.

Kalau aku seh, setelah wisuda ini, pengen banget terjun di dunian akademisi. Menurutku, menjadi dosen juga sebuah pekerjaan yang mulia dan cocok bagi wanita. LAlu dosen yang bagaimana? Mengajar, memberi tugas, tentu bukan hanya itu kan? Menjadi dosen yang istimewa dan penuh pengabdian, itu adalah cermin sosok pengajar yang berbakti. Semoga dengan wisuda 99 ini, saya akan menjadi manusia yang lebih baik dan selalu mendekati kebaikan. Kedewasaan dan kebijakan semoga senantiasa terus bertambah.🙂

Terima kasih kepada bapak ibu yang begitu hebat, bapak ibu dosen. Doa dan bantuan kalian semua adalah bak air mengalir yang selalu memberikan kesegaran dan nikmat yang luar biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s