Jakarta Kecilku

Posted: June 23, 2010 in JakartaQ

Jauh dari rumah, merantau di negeri orang, tinggal di rumah kos, itu sudah aku lakoni sejak 8 tahun yang lalu. Namun 2010 adalah tahun pertamaku hidup di Jakrta. Yah, Jakarta yang konon kata orang adalah kota yang kejam, keras, tidak peduli, cuek, masa bodoh, gemerlap, dan hampir semua ada di kota besar ini. Tinggal di daerah ibu kota yang penuh dengan kemacetan, penat, dan juga banyak lapangan kerja, adalah sebuah pilihan. Banyak orang yang sangat mendambakan bisa hidup di kota padat ini. Banyak orang ingin mewujudkan impiannya di kota ini. Banyak orang mengejar cita-citanya hingga kesini. Namun jangan salah, banyak pula orang yang dengan kekehnya tidak mau kenal dengan Jakarta. Mereka enggan menjamah kota ini. Mereka benci dengan riuhnya Jakarta, dan bahkan apapun yang terjadi, mereka tidak ingin berkunjung walalupun untuk sekedar berlibur.

Benar memang. Jakarta sebenernya kota yang asyik. Namun Jakarta kurang cocok dituju sebagai rumah tinggal. Jakarta lebih cocok dijadikan tempat berkunjung untuk sekedar urusan tertentu baik berlibur, urusan pekerjaan, mengunjungi famili, belanja, atau mencari pengalaman. Tetapi tidak untuk tinggal selamanya.

Banyak hal yang sulit kita temukan di Jakarta. Salah satunya adalah kepedulian dan kekeluargaan.  Jarang tempat kos yang menawarkan itu semua. Tidak banyak juga perkantoran yang bersahabat. Namun di sini, di Senopati ini aku menemukan sebuah kebahagiaan, meski kecil namun penuh makna.

Aku mempunyai keluarga kecil yang unik dan sangat menyenangkan. Adalah tempat kosku yang mungil. Meskipun sederhana, ternyata banyak mutiara kasih di dalamnya.

Ibu kos yang baik, cukup peduli dan ramah. Kesehariannya adalah mengurus rumah tangga dan bergantian dengan anggota keluarga yang lain untul menjaga toko kecilnya.

Si Cuek Chika. Cewek sunda, asli Bogor. Orang pertama di kos yang aku tahu pasti baik. Manis, ndak banyak aturan, cuek, tapi baik. Tidak mau ribet, tapi memang bodoh amat dengan kerapian dan kebersihan. Sikap pengertiannya luar biasa. Sering banget jemput aku kalau kemaleman. Makasih ya….

Si Bawel Yuli. Ya cewek sunda dari Cianjur. Yang satu ini bener-bener bawel tapi bersih dan rapi. Sampai sekarang, mungkin cewek berkulit putih ini tidak tahu nama asliku. Selalu memanggilku dengan sebutan “Mbak Jawa”. Karena pada saat pertama aku menginjakkan kaki di sini, aku adalah satu-satunya orang Jawa. Dia baik dan suka berbagi. Tapi bawelnya minta ampun deh yul…hehe

Si Lugu Eva. Tinggi semampai, putih, kurus, medoknya minta ampun. Berasal dari bumi Tegal. Hai wong tegal. Paling mudah di kos, detik ini masih berusia 19 tahun. Tapi jangan salah gaya berdandannya ampuh, cocok deh jadi Tante. Hehe…peace va…Rada kurang peka memang, dan sangat beda dengan temen sekamarnya yang bawel dan suka kebersihan. Dia baik dan polos. Hehe,

Si Kalem Pok Juniah. Cewek item manis asli Jawa Tengah ini menyenangkan. Sering banget bawa molen kalau abis kencan. Hehe. Keibuan, suka bersih-bersih kos kalau lagi mod seh, haha. Rajin deh pokoknya..

Si Centil Icha. Mahasiswa suka bolos asli Sumbawa ini bener-bener tajir dan apresiasinya tinggi banget. Tidak ada hal yang dicela (salah, lebih tepatnya jarang). Semua dibilang baik dan bagus. Hehe. Dewas, supel, dan terbuka. Hem, suka banget yang namanya memperhatikan penampilan. Mulai dari tas, sepatu, dan seneng banget memakai dress. Tipe penurut orang tua dari depan nie, salut deh cha…:)

Si Jutek Reni. Hem, pendatang dari Ponorogo ini bener-bener jutek tampangnya. Cuek dan masa bodoh juga seh dengan kebersihan dan kerapian. Haha, kompak deh sekamar ama icha…Tapi ternyata dibalik kejutekannya, cewek yang mendapat nama baru Reniyem ini baik dan asyik juga kok..

Kakakq Imsak. Hem, sayangnya orang satu ini yang sudah aku anggap sebagai kakakku, akhirnya pindah kos. Cewek Solo satu ini bener-bener sabar, dewasa, dan baik banget deh. Meskipun sudah tidak sekos, komunikasi masih lancar jaya….Thnx mbak buat modem nya… hehe

Kak Devi. Meskipun hanya akan kos 2 bulan, tapi cewek asli Bandung ini cerewet banget. Salah, bukan cerewet yang bagaimana, tapi cepet berbaur. Baik, sabar juga. Sama-sama dari jurusan Informatikaehe, sayangnya mau merit, jadi tinggal menghitung hari deh di kos.

Si simple Icha. Iya simple dan baik. Adalah Icha dari Purwokerto, lulusan STAN dan kerja di perpajakan.. Meskipun hanya sempet bersama sebulan, karena dia harus pindah, tapi sepertinya klop banget deh sama icha. Dewasa dan asyik juga. Heheh, keep contact ya cha…

Comments
  1. t_pau69 says:

    kenalin atu dums🙂

  2. t_pau69 says:

    terserah… yang sesuai tipeku.. tau kan…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s