Dibalik Kesuksesan Seorang Erwin Gutawa

Posted: July 18, 2010 in Kisah, motivasi

Tahukah anda bahwa satu hal yang saya yakini. Setiap jiwa yang terlahir ke dunia ini pasti sudah memiliki garis kesuksesan. Satu yang tak mungkin Tuhan beda-bedakan untuk makhlukNya. Namun bagaimana bentuk kesuksesan itu terwujud? Dan seperti apa tingkat kesuksesan itu? Itulah yang membedakan. Dan satu faktor pasti yang menentukan adalah perjuangan masing-masing. Saya meneteskan air mata, terharu, bahagia. Seorang Erwin Gutawa (salah satu Dewan Juri dalam acara yang spektakuler dan menggugah motivasi ini, Indonesian Idol), adalah sosok Ayah yang luar biasa. Dia bisa melahirkan generasi Gutawa yang patut dibanggakan. Dan sebagai seorang Ayah, kebahagiaan dan kebanggaan yang sungguh tidak bisa ditukar dengan apapun adalah memiliki buah hati yang gemilang dengan segudang prestasi dan talenta, serta berbakti. Memiliki putri yang menjadi juara umum di sekolah, memiliki karir yang cemerlang di bidang musik dalam usia yang bisa dibilang masih sangat dini.

Semua orang sudah tahu, mungkin dibalik kesuksesan Gita Gutawa itu, ada sosok Erwin Gutawa yang memberikan segudang dukungan dan kasih sayang, bimbingan serta ilmu yang demikian berharga. Dan sebagai manusia biasa, pasti tidak mungkin sukses itu diarih dengan cuma-cuma. Lalu apa yang ada dibalik kesuksesan Erwin Gutawa?Seorang musisi, komposer, penyanyi, pemain bass dalam sebuah band terdahulu, Karimata. ‘Jer Basuki Mowo Beo’. Begitu pepatah jawa mengatakan. Segala sesuatu itu butuh pengorbanan. Terlahir sebagai anak yatim pada usia 7 tahun, bukanlah hidup yang diinginkannya tentu saja. Membesarkan 9 anak  (kurang lebih, mohon dibenarkan kalau salah) seorang diri, tanpa sosok suami yang meninggal pada usia 40 tahun, juga bukan hal mudah bagi ibu Erwin Gutawa. Bukan sebagai pekerja kantoran, hanya seorang ibu rumah tangga biasa, yang punya modal bisa menjahit. Melakukan apa saja demi sekolah putra-putrinya. Bahkan pernah berjualan. Ibaratnya, apapun dilakoni yang penting halal. Dan akhirnya berbuah indah. Semua putra-putrinya berhasil mengenyam pendidikan yang seharusnya. Termasuk Erwin Gutawa. Bakat menyanyi yang dimiliki sejak kecil ini terus ia kembangkan. Dengan dukungan seorang ibu, yang tidak pernah membatasi ataupun melarangnya untuk berkreasi asalkan sekolah tetap nomor 1, Erwin pun sudah mejadi anggota sebuah grup Band ketika kelas 5 SD.

Dan berapa usia Erwin saat ini? Berapapun itu, yang pasti kesuksesan telah berada di genggaman. Kesuksesan tidaklah harus menjadi orang nomor 1 di bidangnya. Namun kesuksesan adalah sebuah kebanggaan dari apa yang telah diperjuangkan. Saya melihat, sebuah motivasi yang tinggi dari seorang Erwin untuk terus berkarya, mengembangkan potensi yang dimiliki. Dukungan dari seorang ibu menjadi senjata yang tidak akan dia sia-siakan. Namun, sebesar apapun dukungan itu jika motivasi dari dalam diri sendiri tidak ada, maka semua ini pasti tidak akan dia peroleh. Bakat mungkin bisa digalih, dan ilmu bisa terus ditimba. Namun motivasi yang kuat dari dalam, adalah bak mutiara di dasar lautan yang sungguh tak terkira harganya.

Kita terlahir dengan garis kesuksesan, namun kita tumbuh dan berkembang dengan senjata motivasi. Terus berkarya, dan terus berjuang. Demi masa depan lebih baik. J

Comments
  1. Molly says:

    wahhh..ganti template ya tinnn…keren kerenn..
    iya..ya kesuksesan bukan harus jadi no 1, tapi bagaimana kita menghargai diri kita untuk hal terkecil yang kita perjuangkan..hehehhe..
    cerita menarikk…:)

  2. ruktin says:

    menghargai diri kita untuk hal terkecil yang kita perjuangankan? ehm,..menurutku kita harus percaya, meskipun kecil Allah juga melihat, dan meskipun kecil, itu adalah cikal bakal sesuatu yg agung🙂 hehe

  3. Elsa Yuli says:

    ho oh tin sepakat :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s