Sebelum Menikah, perlu Belajar P3K.

Posted: July 22, 2010 in CINTA, Tentang Pria, Tentang Wanita

Sebenarnya saya bingung mau memberi judul apa untuk tulisan kali ini. Saya rasa, cerita ini banyak sekali hikmahnya. Dan itu berarti sangat memungkinkan untuk memberi judul yang beragam. Jadi begini ceritanya. Ada temannnya temen kosku, hehe. Sebut saja si Bunga. Si Bunga ini baru saja menikah tanggal 6 Juli kemarin. Berarti usia pernikahannya masih bisa dihitung dengan hari.

Suatu hari, ketika si Bunga sedang bersih-bersih, dia sempat menuang pelicin pakaian, sebut “Kispray” ke dalam botoh minuman, sebut “Mizone”. Kemudian, keesokan harinya, sang suami juga sempat merapikan meja tempat botol tersebut berdiri. Karena melihat botol mizone berisi, maka dengan wajar sang suami meletakkan botol tersebut ke dalam kulkas. Wajar, namanya juga berbentuk minuman, baiknya ya bersemayam di dalam kulkas. Bener kan?

Hari kemudian, si Bunga pulang dari kerja. Karena merasa haus, pastinya tempat yang pertama menjadi sasaran adalah KUlKAS, ga salah kan?. Tanpa berfikir panjang (lha ngapain kok mikir, namanya juga haus, baiknya ya minum, si Bunga langsung menyambar botol Mizone yang tempo hari dimasukkan oleh suaminya. Karena dalam kondisi haus, wajar kalau si Bunga minum dengan lahapnya. Tanpa jedah, terus saja dialirkan cairan yang berbentuk minuman itu ke tenggorokannya yang dahaga.

Merasa aneh memang karena mizone yang diminumnya seperti bau aneh. Tetapi si Bunga juga tidak begitu paham, kira-kira bau apa itu. Dia cuman bergumam, “ mmm, kok aneh ya baunya!!”. Sejenak terdiam. Detik demi detik, menit, dadanya berasa sesak, perut sakit, dan akhirnya merintihlah si Bunga hingga suami panik. Entah karena kondisi panik atau tidak mengerti bagaimana pertolongan pertama pada orang keracunan, maka suami langsung melarikan diri si Bunga ke rumah sakit, tanpa memberikan penetralan dalam bentuk apapun. Dokter pun marah, “Anda ini bagaimana? Sudah tahu istri begini, seharusnya diberi penetral dulu untuk menahan, susu putih kek, air putih kek, apa kek!!!”. Suami terdiam, garuk-garuk kepala, dalam hatinya bilang, “iya juga ya, kok gua ga kepikiran, lagi pula kalau kepikiran, juga bingung mau dikasih apa!!”

Karena pengantin baru atau memang ndak ngerti bang? . Ternyata penting juga rupanya mengerti sedikit tentang pertolongan pertama pada kejadian apapun. Apalagi kalau sudah menikah, dan hidup berdua dengan  pasangan. Aware dan siap sedia untuk kondisi apapun, satu sama lain, sangat penting. Dan meletakkan sesuatu pada tempatnya juga perlu mendapatkan perhatian. Karena meskipun tinggal satu rumah, namun terkadang kita tidak tahu hal-hal kecil yang dilakukan oleh pasangan, dan tidak tahu pula maksud dan tujuannya. Mungkin saking kecilnya, hal tersebut belum sempat diberitahukan kepada pasangan. Sedangkan di sisi lain, pasangan mengartikan lain. Contoh kecilnya seperti kasus menuang Kispray dalam botol Mizone tadi.

Siapkan segala sesuatunya sedini mungkin, apalagi sebelum menikah. Aware terhadap hal sekecil apapun, sangat perlu!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s