My Parent Is My Inspiration

Posted: November 13, 2010 in Kisah, motivasi

(mudah-mudah an tulisan judulnya benar, hehe)

Bismillah.

Setiap manusia pasti pernah memiliki masa-masa indah, masa-masa kurang berkenan, masa-masa yang sangat berkesan, masa-masak terpuruk. Apapun itu, semua pasti ada masanya sendiri-sendiri. Sudah 23 tahun lebih mengenyam manis asam kehidupan (cie kayak orang tua saja), yah disadari atau tidak, memang sudah saatnya merasa tua. 23 tahun bukan lah waktu yang singkat untuk mencari makna kedewasaan dan kehidupan. Namun bukan waktu yang panjang pula untuk tahu betul apa itu hidup dan maknanya. Kembali lagi, setiap orang memiliki fase dan masa yang berbeda-beda.

Setiap masa yang indah, pasti akan selalu terkenang. Setiap masa yang menyakitkan, mungkin sulit untuk dilupakan. Masa-masa kejayaan, masa-masa kemunduran, adalah hal yang sangat penting. Masa-masa itulah penghias sejarah kehidupan kita. Yah, saya sudah mengalami semua itu. Hidup saya sekarang ini, adalah menyusun sejarah untuk masa-masa depan saya. Dan hidup saya yang baru saja lewat beberapa detik yang lampau adalah sejarah-sejarah yang saya torehkan dengan tinta keemasan atau tinta kepedihan.

Well, tak jadi masalah. Yang paling penting adalah, jangan berhenti bergerak karena sejarah yang sudah membuat kita puas, atau sejarah yang justru menghambat kita karena ketakutan untuk mengulang sejarah buruk yang sama.  Saya tahu, sejarah buruk akan jauh lebih menghambat kita, dibandingkan sejarah keemasan yang sealu ingin kita ulang lagi dan lagi, ingin kita pertahankan, atau bahkan menjadi motivasi untuk menciptakan kepuasan-kepuasan baru.

Saya pernah dan telah mengalaminya. Sulit, sungguh sulit. Mungkin pengalaman pahit yang terlalu menyakitkan terkadang bisa membuat kita trauma dan selalu takut untuk melakukan hal yang sama dengan keyakinan hasilnya akan lebih baik. Saya menyadari hal itu. Terkadang jika saya berfikir, saya sudah salah langkah, saya sekian tahap lebih mundur dibanding kawan-kawan saya yang tidak mengalami hal seburuk saya. Wajar, di saat orang terpuruk, mungkin banyak penyesalan dan kekecewaan yang mengisi pikirannya.

Namun apa yang saya peroleh dengan itu semua? TIDAK ADA. Yang ada saya hanya jalan di tempat, dan semakin terpaku dengan sejarah. Setidaknya, hal yang paling penting dalam kondisi seperti itu, adalah menyadari bahwa kita salah. Dan segera sadar, apa yang harus kita lakukan. Dan bagi saya, dalam kondisi demikian saya, satu hal yang selalu memberikan inspirasi, kekuatan, dan ketegaran. MY LOVELY PARENT. Yah, kasih sayang Allah yang dihembuskan lewat tangan, tutur, dan sikap kedua orang tua saya. Beliau adalah sumber terbesar inspirasi bagi saya. Karena cintanya, yang tulus,  doanya yang tanpa pamrih, perkataannya yang mustajab, Masya Allah. Samudera kehidupan ini tak akan mampu mengungkapkan betapa aku harus berterim kasih kepada Beliau.

Dan Bila, aku berdiri tegar sampai hari ini, bukan karena kuat dan hebatku. Semua karena cinta Beliau yang menjadi sumber inspirasi kehidupanku yang tak akan pernah surut… Aku bahagia, dalam kondisiku seperti ini. Aku bersyukur atas anugerahNya yang tak pernah putus.

Terimakasih………………………………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s