Untuk Kita Renungkan

Posted: November 30, 2010 in Kisah, motivasi
Tags:

Multitasking, belajar soal-soal jaman sekolah, nulis-nulis seada-adanya isi hati, FB an, “cetting-an”, insert-insert butik. Yah, aktifitas setelah sholat shubuh. Dan lagunya Ebiet G. Ade satu ini, membuat aku terbangun melihat diri, sekitar, negara, dan dunia ini. Betapa sehari-hari kita, selama nafas menjadi penghuni tubuh kita, tak akan terlepas dengan berbagai polemik kehidupan. Entah cobaan, ujian. peringatan, pertanda kasih, tantangan, atau teguran, bahkan hukuman dari pemilik seluruh isi dunia ini. Kita hidup tidak akan terlepas dari masalah-masalah dunia. Sekitar kita tak akan pernah berhenti menjadi pemandangan tragis yang kadang memilukan. Bencana-bencana alam, rangkaian peristiwa-peristiwa yang terus berulang dan silih berganti. Di negeri kita Indonesia, bahkan di dunia luar sana

Yah, semua itu memang untuk kita renungkan, kita petik hikmah dan pelajaran apa yang sedang diberikan Tuhan untuk kita. Mudah-mudahan semua itu semakin mendekatkan kita kepada yang Maha Tinggi..🙂

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tegaklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat..

Singkirkan debu yang masih melekat..

Anugerah dan bencana adalah kehendakNya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya..

Adalah Dia di atas segalanya..

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah

Memang, bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista… oh
Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang telah kita perbuat
Kemanakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepadaNya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari, hanya tunduk sujud padaNya

Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum… oh
Berubahlah agar Dia tersenyum

Comments
  1. Ayu says:

    baca lirik lagu Ebiet G Ade (sambilnyanyi) di awal tahun 1432H ini bener2 bikin aku nangis🙂
    karna banyak benernya,.. ‘Adalah Dia diatas segalanya’

    Thanks a lot y udah diingatkan melalui blogmu ini🙂

    smoga tahun ini bs lebih baik,.. Amiiin🙂

  2. ruktin says:

    amien ya Rab…saya juga paling suka syair itu : “Adalah Dia di atas segalanya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s