New Years Eve Jakarta, What Happen on it?

Posted: January 1, 2011 in JakartaQ

Mengutip kalimat seorang sahabat yang saya kagumi. New Years Eve Jakarta, What Happen on it?. Hehe, nothing spesial meskipun malam hari pertama 2011 saya habiskan di ibukota negeri ini. Tak ubahnya seperti tahun-tahun sebelumnya, saya selalu menghabiskan malam yang penuh dengan daya tarik kembang api, dan gemuruh suara petasan di luar sana, hanya di rumah. Rumah kos selalu sepi karena semua penghuni memiliki acara sendiri-sendiri.

Saya bersama seorang sahabat hanya berdiam di rumah kos. Bercerita, bercanda, dan tertawa. Rencana untuk mencoba menengok suasana di Bundaran HI atau Monas, sudah terpupus dengan bayangan kemacetan dan keriwehan yang demikian bisingnya.

Malam tahun baru yang pada umumnya adalah hari libur dari segala aktifitas, namun tidak bagi saya. Hari-hari berlalu begitu saja. Bahkan malam itu pun saya isi untuk membantu mengedit buku seorang Dosen. Menyenangkan sekali.

Lalu apa yang berbeda? Tentu saja ada. Malam itu, saya benar-benar tidak menyangka bisa berada di depan sebuah laptop menghadap screen pidgin, dan chatting dengan seorang yang hebat di luar sana. Saya tidak menyangka bisa sharing hal-hal berat, berasa di-intrograsi, bahkan jawabnnya jauh lebih sulit dari ujian Aljabar Linier. Hum, namun its okay. Seorang yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya bisa menjadi teman bercerita sehari-hari, teman sharing. Begitu hebatnya, membuat saya tidak berani maju untuk menawarkan sebuah pertemanan.

Tapi saat ini, aktifitas itu seolah menepis rasa tidak percaya diri. Tak ubahnya seorang yang sudah kerap bercakap. Terimakasih, may be you are Gift on this years, 2011 Masehi.

Memandangmu ibarat menggapai bintang di langit.
Mendekatmu laksana mengharap bintang jatuh
Menyapamu bak membayangkan agungnya gunung
Mendengarmu bagai di mengarungi luasnya samudera

Sungguh mustahil dan tak pernah kusangka
Tak pernah kubayangkan sebelumnya
Tak ada dalam rencana hidupku
Dan kubuang jauh dari deretan mimpiki

Tapi kini kau ada
Dekat dan begitu nyata
Di depan mata dan hati

Aku tidaklah tidur dan bermimpi
Ini nyata
Ijinkan aku bersyukur
Karena kau adalah anugerah

Happy new years,
shinnen omedetou gozaimasu,
akemashite omedetou,

Mudah-mudah an 2011 adalah tahun kebaikan yang tak lagi menjadi setumpukan dosa yang menggunung, Menjadi lautan maaf dan keberkahan yang membawa kemuliaan.

Comments
  1. Abi Sabila says:

    Amin, insya Allah. Diawali dengan niat yang lurus, diupayakan dengan kesungguhan, dibarengi doa yang tak terputus dan disandarkan pada tawakal dengan penuh keikhlasan.

  2. ruktin says:

    amien, terimakasih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s