Jikalau Ku Tahu Ada Apa di Seberang Sana…

Posted: January 19, 2011 in Kisah, motivasi

Andai kita tahu apa yang akan terjadi di masa depan, maka tak akan pernah ada yang namanya proses belajar. Andai kita tahu apa yang akan kita dapatkan esok hari, maka tak akan ada istilah berusaha. Andai kita tahu semua akibat dari setiap kejadian, maka tak akan pernah ada dosa dan ampunan. Its totaly effect of life, or is this life? Penuh teka teki dan misteri, ya begitulah kehidupan dunia. Tetapi sebenarnya, jika kita cerdik, dan kita memegang teguh konsepnya, maka semuanya sebenarnya sudah jelas dan ada rule nya, dan itulah agama kita. Our lovely Islam sudah mengaturnya sedemikian hingga sehingga tidak ada yang menyulitkan kita.

Mungkin banyak hal entah yang disukai atau yang tidak dikehendaki. Banyak peristiwa datang dan pergi silih berganti dari hidup anda. Banyak proses yang harus anda lewati sampai akhirnya anda bisa berkata “ooo, ternyata ini maksudnya….”. Sampai akhirnya anda mengetahui sejuta makna dari semua yang anda jalani.

Apakah Anda adalah orang yang paling hancur ketika Anda tahu bahwa seseorang yang sangat Anda harapkan ternyata harus pergi kepada orang lain, dan lebih memilih meninggalkan Anda? Tenang, anda bukan satu-satunya, karena saya pernah mengalaminya.

Apakah Anda pernah merasa menjadi orang yang paling tersisihkan di tengah keramaian? Tenang, anda tidak sendiri, karena saya pernah mengalaminya.

Apakah Anda menjadi orang yang paling sedih ketika Anda gagal dalam sebuah tes? Tenang, anda bukan orang yang pernah mengalaminya, karena saya lebih sering mendapatkannya.

Apakah Anda merasa begitu tidak pantas dihadapan seseorang, atau Anda selalu bertanya-tanya kenapa harus dia? Kenapa bukan Dia?. Tenang, anda bukan satu-satunya orang bodoh yang terus bertanya. Saya pernah mengalaminya.

Lalu…

Bagaimana jika Anda mendapatkan sebuah berita bahwa Anda dianugerahkan seorang yang begitu sempurna, hingga tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya?

Bagaimana ketika Anda menjadi begitu berharga di mata dunia karena kecerdasan Anda, keahlian Anda, prestasi Anda?

Bagaimana andaikan Anda lah manusia yang paling berbahagia karena Anda mendapatkan sebuah kesempatan emas, impian Anda, ke Luar Negeri misalnya. Jabatan tinggi, atau bahkan meraih nobel, atau dipinang menjadi istri Raja Terbaik di negeri Anda?

Bagaimana jika tanpa Anda tahu, Allah memantaskan Anda dengan seseorang yang begitu pantas buat Anda, yang tak pernah Anda sangka-sangka?

Apakah dan Bagaimana? Adalah misteri yang harus kita pecahkan dengan ilmu. Tanpa tangis, tanpa penyesalan, tanpa keputus asaan, tanpa kebencian. Semua itu mudah dan sudah ada yang mengaturnya. Cukuplah kita menjadi artis yang profesional, memerankan apa yang menjadi peran kita. Hanya sutradara yang berhak mengarahkan kita. Dan skenario sudah jelas tertulis. Maka biarkan Allah menjadi sebaik-baik sutradar, dan apa yang Dia gariskan kepada kita adalah skenarionya.

Jalani, cukup jalani saja. Belajar dari setiap peristiwa, berusaha menggapai puncak menjadi aktor dan aktris yang patut dibanggakan. Sebenarnya semuanya sungguh indah jika kita benar-benar menyadari betapa SkenarioNya tak pernah keliru. Kita tak akan pernah merasa berat meskipun harus bangun pagi-pagi berangkat  ke lokasi syuting dan tidur larut malam. Karena kita tahu di depan sana, kita sudah ditunggu oleh sesuatu yang indah, masa yang indah, dan kita berlari untuk menggapainya.

Jika kita sudah diberi tahu apa yang ada di depan, pasti kita tidak akan pernah tahu bagaimana sakitnya terjatuh untuk mendapatkan indahnya bangun. Jika kita sudah tahu bahwa kita pasti mendapatkan apa yang kita inginkan, kita akan malas untuk berusaha, dan tidak akan pernah merasakan nikmatnya kenyang sebelum lapar, segar setelah dahaga. Tidak akan ada istilah kejutan jika semuanya sudah diberitahukan.

Sungguh, sungguh begitulah kehidupan. Sungguh simpel bukan. Kita cukup melakukan peran kita sabaik-baiknya. Karena itulah masa depan kita. Sesuatu yang begitu indah pada saatnya yang sudah ditentukan.

Tulisan ini terinspirasi oleh saya sendiri dan seorang sahabat saya, yang sedemikian hingga saya ingin dia tetap tegar dan tersenyum menghadapi polemik hidupnya. Jalani saja, dan pasrahkan semuanya ketika jiwa sudah tak lagi berdaya menguasainya. Biar, biarlah Allah yang menunjukkan kemana kamu selanjutnya melangkah. Untuk “Jek”, I pray for your happiness..May Allah always keep your heart…

Comments
  1. Molly says:

    amien…semoga temanmu dan kita semua selalu dalam lindungan Allah.

    aku dulu pernah bertanya seperti ini:
    “ya Allah jika takdirku sudah kau tentukan jadi knapa aku harus berusaha?”
    *tentunya dulu dengan intonasi marah* (bayangkan betapa tidak tauw dirinya aku*😦

    sampai akhirnya aku nemuin hikmah…

    nb: kemaren aku sempat punya perasaan pertama pengen shalat ke mesjid waktu di luar kos.cuma perasaan ingin, dan itu baru pertama ada rasa seperti itu. dan untuk hal sesimple itu ternyata manusia kek aku juga ga siap.malu karena jarang menginjak mesjid, tapi lebih dari itu aku bersyukur Allah karena Allah masih mau menuntun aku shalat kesana.

    • Ryani says:

      iya mbak molly….sunguh kita adalah termasuk hamba yang beruntung jika dipertemukan dengan yang namanya “HIMAH”. Karena tidak semua orang bisa memetik “HIKMAH” dari setiap kajadian.

      NB : kenapa musti malu untuk sebuah kebaikan? Kata ustadzku, tidak ada kata TERLAMBAT untuk berlomba kebaikan….

      Ow ya kemarin waktu pertama aku ngaji di Al azhar aku ketemu sama mbak debby lho. Dan 2 minggu depan dan seterusnya insya Allah bakal sering ketemu mbak galih….

  2. Molly says:

    ya pokoknya malu aja..ahhahhahah *gaje
    ketemu debby ama galih? ada acara bareng kah? wahhh salam ya buat mereka..ckckckckc
    duh ym ku error..chattnya cuma bisa lewat email..ckckckkc jd g nyaman kalo chat di inbox email.

    • Ryani says:

      Suatu kebetulan yang luar biasa mbak. Ndak ada janjian. Aku mau gabung ngaji di Al Azhar tiap dhuha. Kebetulan mereka berdua sudah lama gabung disana. hehe. klo mbak galih kemarin ga ketemu. mungkin mulai minggu2 besuk ketemu…Disabarin aja itu YM yak🙂

      • iqbal says:

        tulisan ini tak sengaja saya baca…. tapi telah meyelamatkan saya dari keterpurukan ,,, terimakasih banyak ….ijin share ya..

  3. Ryani says:

    semoga bermanfaat, monggo kalau mau share,🙂

  4. zanuarpages says:

    “Apakah Anda merasa begitu tidak pantas dihadapan seseorang, atau Anda selalu bertanya-tanya kenapa harus dia? Kenapa bukan Dia?. …”
    Gmn Anda memaknai hal yg ini Mba Ryani? di sharing dung..
    Tulisannya bagus..

    • Ryani says:

      Maksudnya seperti ini. Suatu ketika mungkin ketika dihadapkan pada sebuah tawaran yang bagus, menikah dengan seseorang misalnya, lalu terlintas dalam benak anda, bahwa orang tersebut terlalu baik untuk anda, sedangkan anda minder, rendah diri dan merasa sangat kurang dihadapannya. Maka jadikan kekurangan itu sebagai salah satu wahan introspeksi, dan jangan minder. Memang hal itu wajar, dari pada kita terlalu sombong merasa sangat bahkan lebih pantas untuknya, maka nantinya akan ga baik karena anda menilai pasangan anda selalu lebih rendah dari pada anda. Saya rasa begitu. heheh semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s