Re-Post : Berani Mencintai, Berani Menikahi By Renungan N Kisah Inspiratif

Posted: January 21, 2011 in My Lovely Islam

Terimakasih sebelumnya buat mbak deby, atas ijinnya untuk re-post note sampaen yang nongol di home FB saya. Entah kenapa akhir-akhir ini, entah suatu kebetulan atau apa, banyak sekali kejadian, tulisan, yang mengarah ke “pernikahan”. Saya tertarik dengan judul note nya. Saya baca, dan akhirnya saya re-post. Untuk diambil hikmah dan pelajarannya, untuk dijadikan pengingat, dan untuk dijadikan tempat sharing. Mudah-mudahan semakin bermanfaat dan menambah wacana.

****

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah merupakan persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

Kalau kita berani mencintai, sejatinya kita sedang belajar untuk bertindak dewasa. Mengapa? Karena MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.

Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? Harus ada ‘Komunikasi dua arah’, ‘Ada kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.

Sekali lagi, apa sudah selesai sampai disini saja dalam hal cinta-mencintai? Salah.

Ketika memutuskan untuk siap mencintai, selanjutnya kita harus bersiap memasuki pintu gerbang cinta yang sebenarnya. Ya. gerbang itu bernama PERNIKAHAN. MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuhnya cinta, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil……
MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kan diuji sejauh mana pembuktian cinta mereka yang sebenarnya.

Karena MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan kita. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana kita bisa memahami orang lain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana kita bisa memperhatikan pasangan hidup…??

Jika berani mencintai,
Harus berani menikahi.
Khususnya bagi para kaum lelaki.
Jangan bisanya cuma obral janji..
Sana-sini banyak yang terlukai.Akhrnya menumpuk sakit hati.

Karena MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ apa yang ada dan apa adanya.

Siapa yang berani mencintai, maka harus bersiap untuk menikahi…

Bukankah dengan menikah, mereka akan disejajarkan Rasululloh SAW dengan mujahid fii sabilillah yang dijanjikan akan mendapat pertolongannya! Karena kata beliau, tiga golongan yang menjadi keharusan Alloh untuk membantu mereka adalah orang yang menikah untuk memelihara kesucian diri, budak yang hendak membayar kemerdekaan dirinya, dan orang-orang yang berperang di jalan Alloh. [HR Ahmad, Turmudzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah]

*****

Lalu bagaimana dengan saya, Anda, dan kita semua selanjutnya? ….

Yang pasti, saat ini saya masih bergulat dengan teori-teori kuliah pra nikah. Untuk kerja prakteknya atau penerapan di lapangan, ya nanti ketika masa pernikahan itu sudah datang. Mudah-mudahan segera lulus teori dan segera dapat ijin praktek kalau SKS nya sudah memenuhi syarat.

Kalimat di atas mengutib dari pengajian yang nongol juga di home FB seseorang. Sudah ijin download dan nyimak, berarti diijinkan juga untuk re-post. Hehehe. Bisa dilihat di Wanita Idaman Bagian I. Untuk ringkasan kajiannya insya Allah akan saya tulis dalam kategori Wanita. (Bersambung)

Lalu selanjutnya bagaimana dengan saya, tunggu cerita selanjutnya🙂

Comments
  1. […] Saya tidak Siap!Resensi Novel SoulmateRe-Post : 19 Keistimewaan Wanita Menurut Hadits (ISLAM)Re-Post : Berani Mencintai, Berani Menikahi By Renungan N Kisah InspiratifNothing to LoseRuktin HandayaniSaya Hanya Cukup Didengarkan… Top RatedPDRTJS_TOP = new […]

  2. Halawi says:

    Mantap ulasannya. ijin share nya ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s