You Are “Gift”

Posted: January 29, 2011 in Kisah, motivasi

Begitu mudahhnya sang Pemilik hak mutlak alam semesta ini menjadikan segalanya yang tidak terpikirkan oleh manusia menjadi sebuah kenyataaan yang mencengangkan, mengangumkan, dan begitu memukau. Sangat-sangat mengejutkan, hingga saya sebagai manusia yang sangat biasa hanya bisa berkata ” I dont know what to say”. Bagaimana jika Anda mendapatkan sebuah hadiah yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya. Yang anda pikirkan sebelumnya hanyalah ketidakmungkinan hal itu bisa terjadi pada Anda (baca : mustahil). Tapi itu wajar, itulah manusia. Kadang kita tinggalkan begitu saja hal hal yang tidak terjangkau oleh pikiran normal kita, padahal sebenarnya bisa saja itu terjadi, bahkan sangat mungkin. Cukup imani dan usahakan dengan baik. Jangan mendahului kuasa Tuhan, karena bagi-Nya segala yang tidak mungkin adalah bisa terjadi.

Itulah yang terjadi pada diri saya. Saya terlalu takut menggapai salah satu bintang yang begitu indah dan memukau di langit itu. Saya berkata mana mungkin, iya mana mungkin saya bisa mennggapainya, mendekatnya saja hampir tidak mungkin, bahkan tidak mungkin sama sekali kalau saya boleh katakan seperti itu. Saya rasa, saya tidak pantas untuk bintang itu. Saya sudah menyerah di awal. Saya sudah membuat pagar batas untuk diri saya sendiri. Saya lupa akan kuasa Tuhan yang begitu agungnya. Saya terlalu sombong untuk percaya akan ego saya yang tidak terbukti sama sekali. Saya memutuskan sepihak tanpa melibatkan tangan Tuhan, saya ambil kesimpulan sendiri. Ya, saya akhrinya memilih untuk tidak menelaah lebih jauh, bagaimana bintang itu sebenarnya berada. Tampak jauh belum tentu tidak bisa dekat. Tampak begitu indah belum tentu saya tidak bisa mendekatnya. Tampak begitu dingin, padahal saya tidak tahu, sang bintang sudah menawarkan sebuah kehangatan. Yah, itulah saya dulu. Memilih mundur dan akhirnya menjauh dari bintang itu. Tanpa peduli lagi kemana bintang itu beredar selanjutnya, lari kemana, dan bahkan aku tidak ingin mengenalnya sama sekali. Singkat kata aku lupa dengan bintang indah itu. Lupa? atau sengaja melupakan?

This is mirracle, but this is real. Siapa yang menyangka, bintang itu sekarang begitu dekat dan begitu nyata. Begitu tampak jelas dan semakin terang. Sangat terbukti betapa indah dan memukau. Pancaran sinar yang begitu kuat, seolah menarik saya untuk mendekat. Begitu nyaman, begitu teduh dan begitu damai.

Lho, inikah bintang yang dulu pernah saya kagumi itu? Is this real? Jangankan Anda, saya saja tidak percaya. Tiada yang tidak mungkin jika Tuhan sudah berkehendak. Kita bahkan tidak bisa melarang tumbuhnya rambut? Bisa apa kita? Tuhan lebih tahu yang terbaik buat kita. Bintang mana yang lebih tepat dijajarkan sama kita. Saling memantulkan, saling menyerap, dan akhirnya bisa bersatu menjadi bintang yang begitu sempurna. Menyinari sekitar, menerangi alam, menambah indah langit yang begitu agungnya, membuat bintang-bintang yang lain bisa berpijar lebih indah. Saya sadar betul, bahwa selayaknya kita selalu percaya, Imani, imani dan imani saja apa yang kau ingini. Usahakan, usahakan, usahakan, dan pasrahkan hasilnya kepadaNya.

Seandainya dari awalnya saya tidak membatasi, tidak mematok harga mati untuk bintang itu, mungkin dari awal saya tidak akan pernah mau untuk dekat dengan bintang manapun. Saya akan tunggu sampai bintang itu menarik saya. Saya akan terus tunggu, dan saya yakin akan bertemu lagi (Kito Matta Itsuka, lagu inspirasi dari bintang yang indah), Hem, tapi tidak ada yang perlu disesali perisitiwa sebelumnya. Perjalanan saya adalah bagian dari proses menggapai bintang itu. Sehingga saya tahu bintang-bintang sebelumnya. Semakin menyadarkan saya, semakin menguatkan saya, semakin meyakinkan saya bahwa bintang itu sungguh indah, layak diperjuangkan, memang layak untuk saya raih. Bintang itu sudah diperebutkan jutaan bintang lain, lalu kenapa saya menyerah? Saya akan berjuang.

Dengan segala keterbatasan saya, hanya Allah, Tuhan yang bisa memantaskan saya untuk bintang itu. Bintang yang saya selalu ingin menyebutnya sebagai “Gift”. You are Gift..This is mirracle, but this is real, and I am serious……..

 

Djakarta, 23 Januari 2011. Dini Hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s