Mengapa Alloh Menyimpannya?

Posted: May 13, 2011 in Cerita-cerita, motivasi

Alloh selalu memiliki rahasia yang bahkan manusia tidak pernah tahu. Manusia tidak pernah menduga-duga sebelumnya. Hem, seandainya saja, saya sebagai manusia mampu menerawang apa yang akan terjadi di masa depan, mungkin saya tidak akan melakukan hal-hal yang sia-sia dalam hidup ini. Seandainya saja saya sebagai manusia bisa memilih kapan saya dilahirkan, di mana saya mau terlahir, siapa orang-orang yang akan saya temui di dunia ini, mungkin enak kali ya?

Tapi, seandainya itu semua bisa terjadi, lalu apakah saya sebagai manusia akan mengerti apa itu pengalaman? Bagaimana yang di sebut proses? Lalu seperti apa indahnya mimpi? Dan bagaimana nilai sebuah hasil jerih payah dan perjuangan? Thats way, tidak ada yang bisa tahu seluruh kejadian yang akan terjadi di dunia ini, manusia hanya bisa merasakan apa yang telah terjadi dan sedang terjadi.

Pernahkah anda memiliki seorang temen baru yang akhirnya menjadi teman dekat? Saya pernah mengalaminya. Pernahkah terfikir di benak Anda siapa calon suami Anda?Dan sadarkah Anda bahwa suami Anda ternyata adalah seseorang yang sebenarnya dulu begitu dekat, dan berada di sekitar Anda. Lalu kenapa anda tidak mengenalnya dari dulu? Mengapa anda menjauh dari dunianya yang sebenarnya Anda juga sangat menyukai dunia itu. Lalu sebenarnya siapa yang membuat Anda jauh? Sengajakah Alloh menyimpannya dalam waktu yang lama, dan mempertemukannya kepada Anda dalam waktu yang tepat? Atau memang seperti ini proses yang harus Anda lalui untuk bisa bertemua dengannya?

Entahlah, entahlah dan entahlah. Saya tidak pernah menyalahkan keadaaan. Saya tidak pernah menyesali setiap proses kehidupan ini. Tapi sebagai manusia biasa, saya sesekali sedikit berhayal. Pun seperti pagi ini. Obrolan ringan tentang Malang, mengingatkan saya tentang kejadian sekitar 2006 yang lalu. Saat kontingan PIMNAS XIX dilokasikan di UMM Malang. Hem, saat-saat pertama berkecimpung di BEM ITS. Itulah kali kedua saya di Malang. Bersama tim yang begitu riang dan menyenangkan. Kenangan seru dari sate kelinci. Saat-saat itu pasti masih cupu-cupunya. Menjadi adek dari senior-senior kontingen dari ITS. Hem,,, tapi, saya tidak pernah tahu, ternyata diantara sekian banyak orang, ada orang yang saya lewatkan. Saya tidak tahu, sungguh tidak tahu, atau waktu itu tahu ya? Tapi tidak ada kekuatan untuk sekedar menegur, hummm lupa-lupa inget..Saya merindukan Malang, kota yang dingin itu.

Setelah mengetahui, hem, saya mulai berandai-andai. Andai saja waktu itu, sebuat untaian percakapan atau dialog sekedar tegur atau sapa terlontar, mungkin hari ini sudah lain lagi ceritanya. Atau mungkin juga sama. He he, seandainya saya bisa memutar kembali waktu, mungkin saat itu adalah salah satu hal yang ingin saya ulang kembali. Saya ingin menorehkan sebuah cerita baru. Indahnya berandai-andai, indahnya proses ini. Sengajakah Alloh membuat skenario ini?

“Ya Alloh mengapa Engkau tak tunjukkan saja dari dulu?”
“Tapi ya Alloh, saya berterimakasih padaMu hingga hari ini”
“Ya Alloh, Engkau telah menganugerahkannya untukku, di waktu yang indah, di belahan dunia yang nyata.”
“Lalu ya Alloh, apalagi yang Engkau simpan untukku, sesuatu yang indah itu?”
“Kapan Engkau membukakannya untukku”
“Kapanpun itu, apapun itu, aku percaya bahwa Engkau selalu lebih tahu yang terbaik buatku, buat kami”
“Dekatlah waktu itu, siapkan lah kami jika kami belum siap, lancarkanlah semuanya”.

Setiap detik adalah anugerah dari Alloh. Setiap nafas adalah rasa syukur. Rahasia Alloh sungguh indah, tergantung dari sisi mana kita memaknainya. Janji Alloh pasti tak pernah ingkar, tergantung bagaimana kita menjemputnya. Kita terlahir untuk bahagia. Dan bersama kalian semua, bersamamu, inspirasiku, saya sungguh bahagia.

Comments
  1. yeni says:

    prikitiw
    wah kurang seru, tulisannya terlalu singkat padahal dibait-bait terakhir sangat mengundang minat untuk dibaca dan simak dengan seksama dalam waktu sesingkat-singkatnya.

    Djakarta, 13 Mei 2011

  2. Ryani says:

    mohon dilengkapi saja mbak, td nulisnya juga dalm waktu yang sesingkat-singkatnya, hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s