Saya Cupu – Cuma kuPu

Posted: July 2, 2011 in CINTA, motivasi

“Dosen saya saja bisa menyelesaikan dalam waktu 40 hari”. Begitu tutur indahnya. “Wah, mana mungkin saya bisa, saya kan CUPU”. Begitu tutur balas saya. Saya memang sangat berharap di penghujung kisah itu, di hari yang menjadi gerbang pembuka segala yang tidak halal menjadi halal, segala yang dosa menjadi ibadah, segala larangan menjadi perintah itu, menjadi hari publikasi. Ketika setiap kebanyakan sepasang manusia akan memajang gambar terindah mereka dalam balutan bingkai kaca cantik itu, namun tidak bagi saya.

Saya, saya lebih berharap mempu menyelesaikan pillot projek ini. Membalut rentetan saksi kisah itu dalam sebuah karya maha terkenang. Mana mungkin saya bisa melupakannya? Tetapi, hanya kurang dalam 2 bulan. Bisakan saya? Saya kan cupu?. “Saya tunggu kara masterpeace nya”. Begitu, selalu dan selalu memberikan udara semangat dan dukungan. Terimakasih, tetapi jangan ditunggu, kalau ada ya Alhamdulillah, kalau belum ada, harus tetep dibikin supaya ada, pokoknya harus ada ya? Hehehe, ngarep.com.

Sontak dia menjawabnya, “iya cupu – cuMa kuPu”. Hehe, saya senyum membacanya. Cuma Kupu, mengapa demikian? Saya sangat “interest” dengan “cuMa kuPu nya”. Pasti ada filosofinya, mengapa kupu?

Kupu, kupu itu puncak dari sebuah penantian puasa yang panjang dan lama oleh seorang ulat yang ingin naik status dari asalnya yang hanya bisa merangkak, hingga menjadi bisa terbang. Dan seorang Kupu telah melewati fase itu.

Kupu, kupu dapat terbang. Memiliki cakrawala yang luas, pandangan segala arah tanpa terhalang ruang dan waktu. Terbanglah menjadi bintang di langit. Dan pasti banyak yang akan mengambil manfaat darinya.

Kupu, seluas apapun jangkaunnya, setinggi apapun dia terbang, namun kupu ini tetapi milik satu orang, tempat dia akan kembali dari penerbanganannya, tempat dia memadu segala kasih. Kupu yang berpemilik, tak akan pernah sendiri kemanapun di terbang tinggi membentang angkasa.

Ya, saya cuMa kuPu berpemilik. Tapi kali ini, saya ingin terbang bersama pemiliknya, membedah cakrawala dunia, menembus ruang angkasa kebahagiaan, menggapai bulan madu, menyentuh dua bintang paling terang, mendekat mentari penerang bumi. Harapan dan asa untuk selalu bermanfaat bagi umat dan agama. Kita akan terbang tanpa lelah, tanpa mematahkan sayap, dan tanpa terjatuh sakit. Semua sudah kita persiapkan dan sudah tahu rule yang benar. Terbang sama-sama, sama tinggi, dan kembali sama-sama, sama senang.

Saya cuma kupu. Mudah-mudahan bisa mewujudkan mahakarya itu.🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s