Senang Berjumpa Denganmu, Lagi….

Posted: February 24, 2012 in Cerita-cerita, JakartaQ
Tags: , , ,

Hari terakhir periode ini di Jakarta. Detik-detik kepulangan ke Surabaya. Penerbangan yang larut, jam 9 malam. Muda-mudahan menyenangkan. Tidak sabar ingin bertemu suami. Tapi sayang sekali, meskipun sampai Surabaya nanti malam, suami baru besuk pulang dari Depok. Hem, 3 hari sudah bernostalgia dengan Jakarta, kota yang hampir 2 tahun silam dulu saya singgahi bersama sahabat-sahabat yang alhamdulillah kemarin sudah beberapa bisa bertemu. Spesial for teteh santi, makasih ya teh, tempe mendoannya. Bener-bener PUAS. Akhirnya ngidam yang keturutan.

Keberangkatan ke Jakarta yang mendadak karena sebuah urusan pekerjaan, tidak membuat saya merasa berat. Saat menerima tawaran itu tempo malam, ketika mendengar Jakarta, yang terbayang di otak saya hanyalah tempe mendoan, Hehe, aneh sampai-sampai saya lupa menanyakan skop pekerjaan yang mau dikerjakan. Alhamdulillah welldone.

Hotel Ibis yang nyaman meski harus by taxi ke kantor, tidak membuat saya lelah. Hanya sepatu berhak 6 cm itu cukup membuat pantat saya sakit. (Lho, apa hubungannya sepatu sama pantat?, maklum ibu hamil, hehe, :ngakak:). Al hasil saya memutuskan untuk membeli sandal jepit saja. He he he. Pak Suhadi, makasih ya seafoodnya. Bu reni, terimakasih jamuannya. Vita dan Hadi, tetep semangat ya. Untuk semua yang tertinggal di Jakarta, see u next time..

Ada hal yang cukup menggemaskan. Suami yang juga sedang bertugas di Depok 3 hari ini, benar-benar tidak bisa mampir ke TKP saya. Bahkan tadi malam ketika acara makan malam di Gedung DPR yang hanya butuh 5 menit untuk menuju TKP saya, itupun kami tidak bisa sejenak bertemu. Gemes banget. Tapi over all, tetep dekat di hati. Mungkin ini lebih baik agar bobot kangennya semakin berat.

Hal yang amat saya sayangkan, tak bisa bertemu dengan si cewek sunda menggemaskan itu, si Yuli. Hp nya sepertinya sedang di servis, nomor kantornya pun saya lupa. Ahhh padahal lokasi kantornya cukup menyebrangi halte bunderan Senayan. Tapi Jakarta benar-benar membuat malas bergerak. Mungkin itu pula yang dirasakan suamiku begitu melihat penatnya Jakarta. 5 menit bagaikan 5 jam. Hehe..

Saatnya menuju pulang, My baby, terimakasih sudah menemani ibu ya nak. Tak pernah rewel, tak pernah lelah. Kamu memang kuat…🙂.

Senang berjumpa lagi denganmu, Jakarta….

With Love…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s