Karena Mereka

Posted: February 28, 2012 in Cerita-cerita, Kisah
Tags: ,

Setiap orang tentu saja memiliki misi hidup yang berbeda-beda. Pun setiap orang tentu dilahirkan dengan peran yang berbeda-beda. Saya punya makna sendiri dalam hidup ini, dan saya punya cara sendiri untuk menikmati hidup ini. Anda juga kan?

Tapi bagaimana saya setelah memiliki pasangan hidup? Haruskah saya memaksakan cara saya? Tidak, saya tidak mau itu terjadi. Yang saya mau hanyalah hargai dan mengertilah segala keinginan dan maksud saya. Mudah kan.

Berbeda memang pola pikir dan arah hidup seseorang ketika masih hidup sendiri dan ketika sudah memiliki pasangan hidup. Apalagi ketika buah hati sudah dimiliki. Apakah salah saya memiliki prinsip hidup yang seperti ini? Haruskah saya membuang jauh harap, asa dan keinginan saya karena prinsip pasangan yang juga tidak salah, namun kurang cocok jika ditempatkan dalam kondisi saya? Seharusnya tidak. Anda punya prinsip, saya punya prinsip, ayuk jalan bareng saling menghormati dan mendukung, tidak ada yang salah karena kondisi tak pernah salah.

Saya merasa terlahir untuk menjadi seorang yang harus kuat memang. Karena kondisi mencetak saya dan mengharuskan saya harus seperti itu. Saya tak pernah bisa untuk dengan entengnya meminta tanpa peduli kondisi orang lain. Saya tak pernah bisa dengan cueknya menerima pemberian tanpa saya peduli bahwa orang lain sedang kekurangan. Saya tak pernah bisa masa bodoh hidup bahagia dengan menutup mata, orang lain sedang menderita.

Anda, mungkin terlahir untuk menjadi seorang yang harus terus berdiri kokoh. Orang lain menjadi prioritas kesekian. Terbiasa menerima dan tidak pernah menolak. Terbiasa harus ada bagaiamanapun caranya. Dan anda tidak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi tidak ada.

Tidak masalah, saya akan tetap menjadi bagaimana saya terlahir, dan saya tidak akan mengusik bagaimana anda ingin menjalani hidup ini. Tolong hargai bagaiamana saya, biarkan saya merelakan apa yang saya punya untuknya yang jauh lebih membutuhkan. Biarkan saya menjadi bahagia karena orang lain bahagia. Biarkan saya menjadi tenang dan damai dengan tiket ketenangan orang lain.

Saya menjadi hingga hari ini, tentu karena orang lain pula. Tak bisa saya melupakan mereka yang sudah jauh lebih dulu mendukung dan menjadi semangat saya. Karena merekalah saya merasa begitu berharga, bangga dan merasa menjadi seseorang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s