Ingin Terbaik Bagimu

Posted: April 12, 2012 in Cerita-cerita

Seminggu yang lalu masih sama dengan hitungan dan predisksi sebelumnya, 26 minggu. Berarti sekarang sudah 27 minggu. Saya dan suami sempat khawatir karena dua kali pemeriksaan terakhir tidak tampak jelas gambar buah hati kami di print out USG. Karena absen mengantarkan ke dokter, akhirnya aku pun tidak banyak bertanya perihal gambar itu ke dokter. Akhirnya pemeriksaan kemarin suami pindah rumah sakit, berharap lebih bagus dan jelas gambarnya. Namanya juga pemula, kami selalu ingin tahu perkembangan dan selalu janggal jika ada yang aneh menurut kami. Pada USG kami sampaikan itu kepada dokter. Hehe, ternyata semakin besar bayi, maka semakin tak mumpuni alat USG untuk menampakkan seluruh tubuh bayi dalam selembar kertas poto itu. Pada saat terbaring, dokter menjelaskan dengan gamblang seluruh organ bayi mulai dari kepala, jantung, tulang rusuk, kaki, jari, hidung, semuanya. Saya pun tersenyum lega melihatnya di layar lebar itu. Suami begitu antusias pula. Akhirnya kami pun lega melihat perkembangan buah hati kami yang semakin lincah geraknya, dan alhamdulillah sehat. Beratnya pun normal sesuai dengan usianya.

Saya sempat mencemaskan perut saya yang tak kunjung membesar, dan berat badan saya yang hanya naik 6 kg. Namun dokter sungguh menenangkan saya melalui hasil pemeriksaannya. Sudah tepat, 1.1 kg untuk usia ini. Tidak perlu khawatir. Ada juga teman yang bilang, karena masih baru maka kulit perut kita masih kencang sehingga tidak mudah membesar. Ada juga yang bilang sebaiknya kecil di dalam, dibesarkan di luar saja biar tidak susah nantinya kalau melahirkan. Ada pula yang bilang, begitu keluar dari jalan lahir, bayi kena angin langsung membesar seperti balon. Hehe saya senyum-senyum tertarik mendengan semua share dari orang-orang sekitar.

Kini, saya keinginan saya untuk makan dan selalu mengunyah setiap saat semakin bertambah. Ada yang bilang saya tambah gemuk, senangnya dibilang gemuk. Xixiixx. Semakin buncit semakin disayang suami. Hem, thank you so much my lovely husband. Setiap shubuh suami selalu memaksa saya untuk jalan tanpa alas kaki di sekitar perumahan. Menyenangkan menghirup udara segar yang tidak polusi. Saya pun tidak doyan tidur, sejak pertama kehamilan saya lebih suka berkatifitas apapun daripada tidur-tiduran. Hehe malah suami yang doyan tidur. Al hasil saya selalu menggoda dan mengganggu ketenangan tidurnya, maaf ya ayah. Xixiixixi.

Hem, semakin hari semakin kutunggu kehadirannya. Kami mulai mempersiapkan nama yang indah dan penuh harap. Kecuali untuk perlengkapan baby, kami sengaja belum memulai mengkoleksinya. Untuk satu hal yang susah bagi saya, minum vitamin. Suami tak henti-hentinya mengingatkan dan sedikit mengintimidasi ketika saya tidak minum vitamin. Semua vitamin dari dokter dan bidan sudah tak pernah saya konsumsi lagi. Hingga sekarang resep dari dokterpun tak kusinggahkan ke apotik, cukup masuk tempat sampah.

Namun sebagai penyeimbang, minum susu selalu wajib dan satu vitamin independent yang saya beli sendiri di apotik, DHS for mother itu minuman wajib saat ini. Tak boleh terlewatkan. Nak, maafkan ibu ya karena bandel minum vitamin, tapi percayalah ibu selalu ingin yang terbaik untukmu. Jadilah seperti yang kami harapkan. Jadilah yang terbaik dan terindah melengkapi hari-hari indah kami. Kehadiranmu adalah penantian terindah bagi kami, orang tuamu.

 

With Love…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s