Everiday Is Kartini’s Day

Posted: April 30, 2012 in motivasi, Opini, Tentang Wanita
Tags:

Sabtu, 28 April 2012

Hari yang beda bagi saya. Kostum kebaya pink dengan aksen ungu dan hitam senada dengan motiv kebaya, sepatu dengan heel 7cm coklat senada dengan songketnya, hem berkat jasa pinjeman kebaya dadakan dari mbak Vivi, tetanggaku, akhirnya hari ini saya berhasil meramaikan Kartini‘s day di Sekolah suami. Sedangkan suami yang tidak mau ribet, memilih memakai baju adat Betawi saja. He he, aman tidak perlu pusing. Sebenarnya saya sudah hampir tampil beda dengan alasan ibu hamil, karena setelah saya paksa-paksa, kebaya saya sungguh tidak muat. Betapa slimnya saya saat pra hamil ya. Hehe..

Saya berpartisipasi dalam kontes karaoke grup. Dengan koreo sederhana dan lagu bernuansa perahu layar itu sedikit dimodif liriknya, disesuaikan dengan hari Kartini. Meskipun selalu absen pada saat latihan, saya pun dapat mengikuti dengan lancar koreo dan liriknya, berkat latihan singkat sebelum tampil.

Para ibu darmawanita kompak dan begitu semaraknya. Hem, hari Kartini memang tidak wajib dirayakan. Namun sedikit mengenangnya pun sangat baik. Siapa lagi kalau bukan kita? even seperti ini patut dihargai dan tidak harus dianggap remeh. Setahun sekali sedikit repot dengan kebaya tak apa lah. Anggap aja refresing.menyenangkan bisa bersosialisasi dengan ibu-ibu. Sebagai ibu termuda, saya sering mendapat petuan dari teman ibu-ibu yang sudah senior. Petuah seputar kehamilan terutama. Hari ini tips dan trik dalam melahirkan dengan aman dan lancar insya alloh sudah saya kantongi. Hehe..Back to acara peringatan. Grup karaoke ku yang kebetulan hadir lengkap, tidak cuma-cuma,dapat juara harapan 2 lho, xxiixix.. Lah, suami saya yang ikut ajang lomba bungkus kado, dapat juara 2. Iseng-iseng seru berhadiah. Hadiahnya malah untuk saya. Terimakasih :*.

Kartini mungkin sudah sangat mengena dan mendarah daging pada jiwa rakyat kita, Indonesia. Sedemikian rupanya penghargaan masyarakat kita terhadap wanita. Dan hal paling kecil yang dapat dilakukan adalah penghargaan suami kepada sang istri. Bukan hanya pada April 21, namun setiap hari adalah Kartini’s day.

Merambah lebih jauhnya adalah penghargaan terhadap semua wanita, sehingga pelecehan seksual, harga diri wanita, tindakan kriminal, dan lain sebagainya tak akan terjadi. Tindakan kriminal pembunuhan terhadap wanita guna menghapus aib tak akan memenuhi surat kabar dan liputan berita di stasiun TV. Sungguh miris, hampir setiap hari selalu ada suguhan menu korban wanita di ruang TV. Hal ini seolah membuat perjuangan Kartini tak ada artinya, apalagi peringatannya, tak mengena. Alangkah semaraknya jika penjiwaan Kartini dimilki seluruh lapisan masyarakat, laki laki, perempuan. Sehingga Kartini’s day bukan hanya sehari, namun semarak dari peringatan yang sehari itu mampu menjadi pupuk dan bibit-bibit penjiwaan Kartini setuap harinya.

Terimakasih suamiku, selalu memuliakan aku sebagai istri, calon ibu, dan wanita sesungguhnya setiap harinya. Sungguh beruntungnya saya memilikimu. Thank you so much!!!.

Comments
  1. suklan01 says:

    Hemmmm… terharu aq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s