Silaturahmi dalam Perjalanan

Posted: May 22, 2012 in Cerita-cerita

Awal Mei yang lalu seperti diketahui baik secara langung, dari mulut ke mulut, atau dari berita di Televisi bahwa demo hari buruh berlanjut dengan demo pertentangan trayek untuk Bus jurusan Tuban. Perubahan trayek yang tidak disepakati oleh para supir Bus itu menimbulkan konflik yang disalurkan melalui demo masal.

Pagi itu kalau tidak salah, Jumat 4 Mei 2012 lalu lintas Bus kota sudah berjalan normal. Saya berangkan ke kampus pun seperti biasa, naik Bus jurusan Wilangon. Begitu pula ketika pulang, saya dengan santainya menuju terminal Wilangon. Namun betapa kagetnya ketika sampai di Wilangon, riuh masa membuat saya tercengang. Ada satu Bus yang kekeh mau menampung penumpang, namun dengan sadisnya para demonstran yang lain langsung mendobrak Bus dan menyuruh mengkosongkan segala isinya.

Saya sudah berfikir mau menelpon suami untuk meminta jemput. Namun belum saya laksanakan karena hari sudah gelap dan rasanya terlalu lama jika menunggu suami harus meluncur ke Wilangon. Beruntunglah saya, selalu bertemu dengan orang-orang yang baik dan bersahabat. Pasangan suami istri dengan dua cucunya yang masih duduk di bangku SD dan TK itu baru saja dari PGS. Mereka menjalankan rutinitas biasa, memborong barang-barang untuk di jual kembali di tokonya. Betapa baiknya, meskipun sudah memiliki cucu, jiwa dan perawakannya masih sangat muda dan penuh kebahagiaan. Logat ceria, suka bercerita, dan apa adanya khas warga Babat itu menawarkan tumpangan kepada saya untuk bersama-sama dalam satu taxi yang akan mengangguk mereka ke Babat. Setelah tawar menawar harga taxi, kami pun bak keluarga baru yang langsung akrab. Saya menjadi pendengar yang baik, petuah dan cerita Bu Misbah mengalir terus sepanjang perjalanan kami. Hujan lebat pun menambah syahdu suasana itu.

Hem, pasangan suami istri yang menurut saya memberikan banyak pelajaran berharga. Memberi banyak petuah seputar kehamilan, rumah tangga, bisnis, hingga hoby dan pengalaman mudah mereka. Jalinan silaturahmi pun masih tersambung sampai sekarang meski baru via sms. Semoga Alloh senantiasa membalas segala kebaikan mereka, memberikan umur panjang dan keberkahan dalam sisa kehidupan kedua orang tua dari seorang Bidan yang sudah sukses di daerah Topeng, kebetulan dekat dengan tempat tinggal saya.

Selalu ada jalan di setiap kesulitan. Selalu ada kebaikan di setiap ketenangan dan doa optimis. Perjalanan adalah sebuah misteri. Oleh karenanya di manapun kita berada, selalu pasrahkan semua kepada Alloh pemegang kendali dan penentu keputusan untuk diri kita. Hari itu Alloh sudah menyelamatkan saya melalui hambanya yang begitu mulia.

Alhamdulilllah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s