Nuha Alya Dewanti, Putri Keduaku.

Posted: August 31, 2014 in Putri Kecilku
Tags: , , , , , ,

nuhaRasanya tidak ada yang bisa saya ucapkan di setiap detik nafas yang saya hembuskan kecuali rasa syukur Alhamdulillah atas seluruh anugerah Yang Maha Kuasa. Nafas, kehidupan, keindahan dan seluruh yang saya nikmati dalam hidup ini tak mampu saya ganti dengan apapun. Alhamdulillah Ya Alloh telah Engkau jadikan saya sebagai seorang ibu dari dua putri kecil di rumah ini. Selalu terblesit dalam benak saya, sudahkan menjadi instri yang sholihah?” Rasanya ingin menangis ketika saya tahu jawaban bahwa saya belum menjadi pribadi itu. Belum kering air mata, datang lagi pertanyaan, “Sudahkan saya menjadi Ibu yang baik?”, semakin terisak ketika saya tahu bahwa saya belumlah seorang ibu yang patut dibanggakan. Agak berbalik ke belakang tanpa melupakan bahwa saya juga seorang anak dari kedua orang tua saya, rasanya belum bisa menjadi anak yang berbakti dan membanggakan mereka, kini saya harus menghadapi kenyataan indah membangun rumah tangga bersama suami dan anak-anak. Memang tidak ada yang sempurna. Tidak pernah berpuas diri menjadi pribadi yang baik, saya rasa itu adalah motivasi yang baik bagi saya untuk selalu meningkatkan kualitas kepribadian saya.Sudah lama sekali tidak corat coret di jendela blog ini. Rasanya sudah banyak sekali kisah yang belom saya bagikan dalam kurun setahun ini. Lama juga ya. Terakhir Blogging rupanya ketika Bilqis, putri pertama saya jatuh dari tempat tidur, itu artinya dia masih dalam usia hitungan 8  bulan.
Detik ini saya yang bernafas dan bisa menulis ini semua tengah berada di antara kedua putri saya. Tepat 21 April lalu saya melahirkan putri kedua saya. Sebuah anugerah ketika saya harus bertaruh nyawa di tanggal-tanggal dan hari yang special. 21 April, hari Kartini bukan? Hari yang tak pernah saya perkirakan. HPL (Hari Perkiraan Lahir) dari dokter semestinya jauh dari hari itu. Mungkin ini adalah penegasan bahwa bayi perempuan “lagi” yang saya lahirkan adalah istimewa. Bahwa perempuan itu mulia dan begitu berarti sehingga menjadikan saya dan suami harus semakin bersyukur akan kelahiran putri kedua kami yang selanjutnya kami beri nama “Nuha Alya Dewanti”. Nama yang tak pernah kami siapkan sebelumnya. Nama yang tak pernah kami duga-duga. Nama yang indah yang kami maksudkan dalam makna “Perempuan yang tinggi akhlaq dan kecerdasannya”.
Kini Nuha Alya Dewanti sudah melihat dunia ini kurang lebih dalam 4 bulan terakhir, menemani kakak Bilqis Bimantara Agni (26 bulan) mengisi hari-hari penuh canda, tawa dan pelajaran penuh arti. Kedua malaikat kecil inilah yang mampu membuat saya dan suami selalu semangat menatap matahari dan menyambut fajar. Semoga kehadiran Bilqis dan Alya senantiasa menjadikan keberkahan dalam rumah tangga kami, menjadikan semakin bahagia, sakinah, mawadah warohmah. Amin.
Bahagia dan Bersyukur.
With Love.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s