Selamatkan Generasi Muda Kita

Posted: October 13, 2015 in Cerita-cerita, motivasi

image

Foto diambil dari salah satu keluarga di Desa Binaan

Sehari-hari bersama mahasiswa rasanya bisa membuat hidup kita sekian tahun lebih energic dibanding usia sesungguhnya. Hehe, jangan bilang sekian tahun lebih muda ya nanti ada yang komplain, secara ekornya sudah mau tiga. Bersama mereka membuat saya ingin mengulang kembali masa-masa sekolah, masa-masa kuliah dan masa-masa berlomba-lomba dalam berbagai kompetisi. Rasanya saat itu yang ada hanya semangat dan impian untuk selalu menjadi juara.

Rasa ketagihan selalu muncul setiap saat. Kalah menang urusan belakang, yang pasti niat berpartisipasi ya untuk menjadi juara. Namun kalau kalah berarti belum beruntung (menghibur diri sendiri saat tak ada nama disebut dalam pengumuman pemenang), hehe.

Niatkanlah segalanya untuk menang. Jika anda menjadi pemenang, berarti Anda memang layak, bukan hanya karena keberuntungan. Namun jika Anda kalah, berarti keberuntungan belum memihak, bukan karena Anda tidak layak.

Sayang seribu sayang, tidak semua anak muda percaya diri dengan kemampuannya. Tidak semua anak muda berani bermimpi untuk menjadi sang Juara. Dan kenyataan pahitnya adalah banyak anak muda tidak memiliki semangat untuk memiliki masa depan lebih baik.

Inilah yang saya dapati di desa binaan saya. Generasi muda yang awut-awut an. Sekolah hanya sebatas syarat menghabiskan masa kanak-kanak dan status sebagai anak. Tidak ada anak muda yang memiliki mental juara. Tidak ada cita-cita, tidak ada keinginan untuk mengeyam pendidikan tinggi. Tidak ada semangat untuk mengubah nasib mereka.

Ya, hanya beberapa gelintir saja sarjana yang terlahir dari desa ini. Itupun jarang dari universitas ternama. Bahkan beberapa orang tua yang sudah mapan dengan biaya pun tak berhasil mengantarkan anaknya ke perguruan tinggi, apalagi yang tak siap dengan biaya, malah tak pernah terblesit harapan untuk memiliki seorang anak dengan gelar sarjana.

Tidak adanya mental dan karakter juara ternyata mampu membunuh sebuah cita dan asa. Bahkan mampu membunuh sebuah peradaban. Menurut saya, ini adalah modal utama yang harus dimiliki oleh generasi muda. Generasi muda adalah aset besar sebuah negara. Apa jadinya negeri ini jika para pemudanya tidak berani bercita-cita, tidak  berani bermimpi, bahkan tidak punya semangat untuk mengalahkan keterbatasan.

Oleh sebab itu, saya memandang bahwa menyelamatkan generasi muda adalah salah satu tanggung jawab jawab saya sebagai pendidik. Ini adalah PR penting yang harus dikerjakan. Saya memilih program desa binaan dengan sasaran siswa PAUD, SD, dan SMP. Bagi saya, mereka inilah cikal bakal harapan bangsa yang masih polos, yang dapat dicetak dengan cetakan apapun. Ya, bersama UISI (Universitas Internasional Semen Indonesia) saya yakin bisa memberikan kontribusi positif untuk generasi kita. Kita cetak mental-mental juara dan karakter-karakter pemberani demi menyelamatkan generasi muda Indonesia.

#SAVE GENERASI MUDA!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s